Tindakan memberikan kepada orang lain dengan tulus dapat memberikan rasa kepuasan yang mendalam, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengurangi tingkat stres. Dengan demikian, membiasakan gemar bersedekah dapat membantu meningkatkan kesejahteraan emosional dan psychological kita.
Bersedekah seharusnya dilakukan dengan tujuan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima sedekah.
Menurut KBBI pengertian sedekah adalah pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, diluar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi.
Setelah menyadari bahwa harta yang dimiliki saat ini adalah titipan, berikutnya sahabat dapat menerapkan prinsip hidup hemat dan secukupnya.
Setiap tindakan kecil tersebut, jika dilakukan dengan hati yang tulus, akan memberikan kebahagiaan yang tidak tergantikan.
Ayat tersebut menggambarkan bahwa sedekah memiliki makna mendermakan atau menyisihkan uang di jalan Allah SWT.
Hal ini dikarenakan sikap gemar bersedekah akan meredam sifat sombong website yang dimiliki dan sebagai bukti cinta kepada Allah dan Rasulullah.
Sahabat dapat mulai dengan one thousand rupiah untuk memulai dengan istiqomah setiap harinya, melalui tabungamal.id
Melibatkan anak-anak dengan usia yang lebih besar tujuh tahun ke atas dalam proyek dakwah, akan membentuk jiwa berkorban sehingga kelak ia akan dengan penuh kerelaan menyedekahkan harta, waktu, tenaganya.
Namun, tahukah kita bahwa bersedekah sebenarnya tidak hanya memberikan manfaat bagi yang menerima, tetapi juga bagi diri kita sendiri?
Keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial juga merupakan salah satu cara yang baik untuk bersedekah. Berpartisipasi dalam kegiatan amal atau sukarela di wilayah sekitar kita dapat memberikan efek positif yang besar, baik bagi kita maupun bagi orang yang kita bantu.
Ayat eleven : “kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.”
Menyisihkan sebagian rezeki kita secara rutin untuk membantu mereka yang membutuhkan, meskipun dalam jumlah kecil, dapat menjadi amal yang terus mengalir dan memberikan keberkahan untuk kita dan orang-orang di sekitar kita.
Keadaan tersebut membuatnya dilema, apakah membatalkan puasa atau tetap melanjutkannya? Bagaimana sebaiknya sikap yang perlu ditunjukkan saat berada dalam kondisi demikian?